6 Bahaya Mengizinkan Orang Lain Copy Paste di Blog

6 Bahaya Mengizinkan Orang Lain Copy Paste di Blog - Ketika saya berkunjung ke sebuah blog yang sudah terkenal dan beberapa blogger lain ada diantaranya yang mengizinkan kontennya untuk di copy paste. Tapi dengan syarat harus menyertakan link sumber yaitu alamat blognya.

Saya tau maksudnya, tak lain adalah untuk mendapatkan backlink dari blogger tukang copas tersebut. Namun tanpa disadari tindakan mengizinkan blogger lain untuk mengcopy paste atau menduplikat memiliki beberapa dampak buruk.

6 Bahaya Mengizinkan Orang Lain Copy Paste di Blog
Sumber: Pixabay

6 Bahaya Mengizinkan Orang Lain Copy Paste di Blog


Mungkin ada yang peduli dengan hal ini dan mungkin banyak pula yang tidak peduli akan hal ini. Salah satu yang jadi penyebab mereka tidak peduli yaitu kurangnya pengetahuan mereka. Untuk itu bagi kita yang peduli, ada baiknya untuk memberikan informasi. Berikut ini ada beberapa bahaya yang bisa kamu dapatkan jika mengizinkan copy paste.

1. Mematikan Kreatifitas Sahabat Blogger


Saya sangat menyayangkan tindakan mengizinkan copy paste blog, karena inti dari kegiatan blogging adalah menulis dengan gaya penulisan masing-masing. Tapi kalau kita mengizinkan copy paste itu sama saja memelihara sifat malas para blogger lain untuk berkarya, jika malas nantinya mereka hanya mengandalkan copy paste tulisan orang lain.

Sudah jelas jika malas menulis tidak akan ada hasil karya kreatif yang di ciptakan. Ketika kita melarang bukan berarti kita tamak atau pelit karena tujuannya tak lain agar kita bisa menunjukkan hasil karya kita masing-masing. Semakin banyak blogger kreatif maka semakin baik blogger Indonesia di mata dunia. Bukan kita ingin jika blogger kita terkenal di dunia?

2. Memelihara Kriminalitas


Plagiat merupakan bentuk tindakan kriminal dalam hal pencurian hasil karya cipta orang lain. Di dalam TOS (Term of Service) Google terdapat aturan konten, disana berisi beberapa pasal. Blogger sendiri memiliki aturan konten blogger yang harus di patuhi. Dan dalam aturan perundang-undangan di Indonesia plagiat juga merupakan hal yang dilarang dan ada sanksinya.


3. Dapat Backlink yang Tidak Berkualitas


Biasanya ada blogger yang mengizinkan copy paste dengan syarat harus menyertakan link sumber atau alamat blognya. Nantinya jika di posting di blog copas akan ada backlink yang mengarah ke sumber yan asli.

Tapi perlu sobat ketahui bahwa backlink yang diperhitungkan oleh mesin pencari adalah backlink yang berkualitas dan bukan backlink abal-abal alias backlink blog yang suka copy paste artikel orang lain.

4. Mengganggu Proses Indeks Mesin Pencari


Postingan blog yang sudah terkenal dan berada di deretan atas mesin pencari dan sudah bertahan lama disana sepertinya tidak masalah jika di copy paste, tapi jika postingan blog yang masih baru langsung di copy paste nah ini yang bikin masalah. Bisa saja nantinya si blog yang tukang copas bisa lebih tenar ketimbang blog kita.

5. Bisa Kalah Tenar


Dulu sebelum perubahan algoritma Google banyak blog copy paste yang muncul di halaman pertama pencarian. Nah jika hal ini terjadi yang akan rugi adalah blog yang mengizinkan copy paste.

Sudah capek-capek dan bersusah payah menulis yang dapat untungnya malah blog orang lain, kan jadinya rugi sendiri. Tapi beruntung bagi blog yang artikelnya asli karena sekarang mesin pencari seperti Google mengutamakan tulisan yang orisinil dan asli.

6. Merusak Atmosfer Blogger


Menurut Ahmad Khoirul Azmi pendiri Tautweb, blogger itu identik dengan kegiatan tulis menulis tentunya menulis hasil karya sendiri dan bukan hasil copy paste orang lain. Jika ada blogger yang mengizinkan copy paste ini sama saja memperburuk citra blogger.

Satu blogger yang berbuat blogger lain malah terkena dampaknya. Padahal belum tentu semua blogger itu plagiat atau copas.

Kesimpulannya


Kira-kira itu kerugiannya jika kita mengizinkan orang lain untuk copy paste blog. Ini hanya pendapat tapi bisa dijadikan referensi dalam kegiatan blogging. Mungkin masih banyak lagi dampak buruk yang bisa kita dapatkan, tapi disini dirangkum menjadi enam saja.

*)